Gelora Nurani – Arif Novianto

Mencoba mengukir lengkokan tinta-tinta perlawanan untuk menyampaikan segala ketidak-adilan dan memperjuangkan kebenaran

Ricuh PSSI adalah Gambaran Indonesia Sekarang

Kemelut yang kini terus mendekap Persepakbolaan Indonesia merupakan sedikit gambaran akan keadaan yang sekarang ada di Negeri Indonesia ini. Pertarungan dengan menggunakan segala cara demi kekuasaan, Adu kepentingan yang berimbas terjadinya pergolakan, ataupun egoisme yang saling ditonjolkan hanya untuk berlagak bak seorang pahlawan adalah penyakit-penyakit yang sekarang melanda Negeri ini.

Keadaan seperti itulah yang sekarang ini terjadi di tubuh PSSI sebagai induk persepakbolaan Indonesia. Mungkin tindakan saling Adu strategi antar tim untuk melakukan permainan menyerang, bertahan, counter attach, ataupun permainan keras adalah hal yang wajar ketika di lakukan di dalam lapangan pertandingan. Tetapi sangat tidak wajar ketika tindakan seperti itu dilakukan di dalam tubuh keorganisasian seperti PSSI ini. Sehingga yang ditimbulkan adalah terjadinya kericuhan ataupun pergolakan hingga sekarang ini.

Lahirnya dualisme Kompetisi yang telah berlangsung dua tahun ini merupakan wujud dari kekisruhan yang menerpa PSSI. PSSI yang seharusnya bisa mengayomi, memberikan contoh serta menjadi yang terdepan dalam mengelola Persepakbolaan yang ada di Negeri ini kini mulai kehilangan Legitimasinya. Itu tergambarkan dengan larinya klub-klub yang sebenarnya dibawah naungan dari PSSI untuk berlawanan arah dengan mengikuti kompetisi yang dianggap Ilegal oleh PSSI. Bahkan akhir-akhir ini muncul kelompok-kelompok yang mengaku telah mengantongi 2/3 dari seluruh suara keanggotaan PSSI, yang mengancam akan melakukan KLB (konfrensi Luar Biasa) jika tuntutan-tuntutannya tidak terpenuhi.

Ramalan ke-lima Jayabaya yaitu “Pitik Tarung sak Kandang” (Ayam satu kandang saling bertengkar) merupakan perwujudan yang pas untuk melihat keadaan di tubuh PSSI yang sekarang ini terjadi. Ayam satu kandang yang seharusnya saling rukun, saling bertoleransi antar yang satu dengan yang lain, tetapi malahan saling bertengkar antara yang satu dengan yang lain, merupakan sesuatu yang tidak wajar. Itu jugalah yang sekarang ini terjadi dalam tubuh PSSI. Bagaimana anggota-anggota yang ada di PSSI yang seharusnya saling rukun serta saling berkerjasama untuk berupaya memajukan persepakbolaan Indonesia, tetapi malahan mereka saling bertengkar untuk adu kepentingan, sehingga yang ditimbulkan bukanlah kemajuan tetapi kemerosotan.

Perlu diingat oleh para petinggi-petinggi di PSSI sana maupun para orang-orang yang memiliki kepentingan dengan PSSI, bahwasannya Olahraga Sepakbola merupakan olahraga yang merakyat serta banyak digilai oleh hampir sebagian besar penduduk Indonesia. Hal tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh para oknum-oknum kepentingan atau di PSSI sana untuk digunakan sebagai alat untuk menciptakan persatuan dan kesatuan yang sekarang ini mulai luntur, bukan malahan digunakan untuk ajang kericuhan. Kapan lagi kita melihat ribuan bahkan juataan orang berduyun-duyun dengan semangat nasionalisme yang membara untuk mendukung Indonesia kalau bukan lewat olahraga sepakbola ini. Ayo berbenahlah PSSI, jangan sampai larut dengan kehancuran.

Advertisements

One response to “Ricuh PSSI adalah Gambaran Indonesia Sekarang

  1. solusipromosi December 30, 2011 at 7:41 am

    negaraku yang masih kehilangan moral.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: