Gelora Nurani – Arif Novianto

Mencoba mengukir lengkokan tinta-tinta perlawanan untuk menyampaikan segala ketidak-adilan dan memperjuangkan kebenaran

Otobiografi

Fhoto kenanganTepat 29 Januari 1992, seorang anak laki-laki dilahirkan kedunia yang penuh gejolak problematika ini. Dia dilahirkan dari rahim kasih sayang sang ibu. Dia merupakan anak pilihan dan kesayangan tuhan yang berhasil berenang merebut singgasana kehidupan setelah berhasil menyingkirkan jutaan makluk kecil lainnya di gua garba sang ibu. Saat itu pelukan pagi memberikan angin kesejukan dan kedamaian bagi si jabang bayi. Wakimin adalah nama ayahnya dan Suyatmi adalah nama ibunya. Dia merupakan anak kedua dari pasangan tersebut, setelah sebelumnya terlahir seorang laki-laki gagah perkasa dengan nama Rudi Hartanto.

Sebulan setelah kelahirannya, Orangtuanya menyandangkan nama Arif Novianto kepadanya. Ya Arif Novianto namanya, dan itulah diriku. Arif berarti kebijaksanaan dan Novianto didalam komunitas masyarakat jawa kata “o” yang merupakan akhiran dari namaku, sering diartikan sebagai seorang laki-laki. Sehingga nama Arif Novianto yang disandangkan orangtua saya kepada ku memiliki makna tersirat yang cukup dalam, yaitu harapan agar saya dapat menjalankan laku sebagai Seorang laki-laki yang bijaksana atau seorang laki-laki lambang Kebijaksanaan.

Dukuh Lemahabang, Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo – Pati adalah tempat pertamakali saya dipangku oleh ibu pertiwi dan membuka mata untuk melihat dunia untuk yang pertamakali. Saya dibesarkan dalam tatanan ketidakadilan yang dijalankan rezim Orde Baru, sehingga saya dapat memahami bagaimana kesulitan hidup yang dirasakan oleh penduduk-penduduk desa pinggiran.

Dikala kecil, cita-cita menjadi seorang detektif serta pendekar pembela kebenaran dan pembasmi kejahatan merupakan impian saya. Itu adalah impian dari seorang anak kecil yang keluar dari dalam kejujuran kalbunya. Sejak menginjak masa remaja (SMP-SMA) adalah masa dimana saya tak memiliki cita-cita atau takut untuk bercita-cita. Seperti para remaja lainnya “menjadi orang sukses” adalah cita-cita yang keluar untuk mengisi kekosongan keinginan masa depan (agar ketika ditanya bapak/ibu guru tentang cita-cita dapat menjawabnya) yang berisi harapan abstrak nan konyol yang pernah terbersit dalam benak saya.

Masa bangku perkuliahan adalah masa “arus balik” dalam kehidupanku, dimana hakikat “sangkan paraning dumadi” mulai saya cari dan kutapaki. Kehidupan di kampus kerakyatan UGM telah membimbingku keluar dari kesadaran palsu yang belasan tahun membekapku untuk mencapai kesadaran sejati. Aktifitas kehidupan intelektual kampus dari kuliah, diskusi,  berorganisasi, membaca berbagai referensi, dan aksi jalanan telah menempaku untuk menentukan sikap dan bertindak. Dari sana aku menemukan pondasi idiologis yang kupegang dan mampu menuntunku dalam menjawab berbagai problematika sosial, ekonomi dan politik yang ada.

Kini ibarat sebuah kapal, aku adalah nahkoda dalam kapal kehidupan tersebut yang tengah berlayar di samudra luas yang penuh gelombang untuk menempuh cita-cita besar dalam hidupku. Yaitu untuk menjadi Detektif dan Pendekar pembela kebenaran serta pembasmi kejahatan di muka bumi ini, seperti yang waktu kecil telah saya impikan hehe… 🙂 🙂 😛

Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan

 

*tidak usah terlalu serius membacanya, otobiagrafi yang kutulis ini bukanlah seperti doktrin yang dipaksakan oleh para jendral atau ayat-ayat tuhan yang harus dengan seksama dipahami

Advertisements

2 responses to “Otobiografi

  1. dg situru' January 18, 2014 at 2:04 pm

    salam kenal, menarik sekali catatan-catatannya.
    Mampir ke blogku.
    Thanks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: