Gelora Nurani – Arif Novianto

Mencoba mengukir lengkokan tinta-tinta perlawanan untuk menyampaikan segala ketidak-adilan dan memperjuangkan kebenaran

Tag Archives: sajak

Renungan Seberkas Insomnia

Perlawanan rakyat dalam insomnia

Doc: Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit

Hampir fajar menjelang

sepi bercumbu dingin

menyusup lewat lorong jendela

 

Di kamar ini

entah mengapa aku merasa terasing

kupejamkan mataku

yang tampak hanya seberkas cinta

menyuarakan langgam

dalam bisikan metafora yang berbeda

 

Hatiku selalu meraba

dalam gumpalan rasa yang tak bernama

diantara rintih rindu yang telanjang tanpa sehelai kain

tentang nyanyian tanpa jampi-jampi tanpa taburan bunga

 

Read more of this post

Advertisements

Menyentuh Rasa

Wanita pinggir jalan terasing tersingkir pemulung

Doc: Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit

Rintik hujan tak jua lelah

malam semakin larut

bulan bintang melamun

hingga datang seberkas sinar di ufuk timur

mencabut dongeng tidur

 

angin menyusup bergerilya

menyusuri bekas keringat di tubuhnya

bersemilir menelejanjangi

Read more of this post

Kumpulan Puisi 1

HilangKoran Madura Puisi 7 Februari 2014 a

Jika,

Mawar berduri hanya menjeruji

Anggrek hanya Merengek

Tulip hanya Mengintip

Kamboja pun hanya mengeja

 

Maka semua keindahan itu,

Lenyap tak bermakna

Tegal, 24 Oktober 2013

Read more of this post

Balada Dewi Shinta

Rangkaian kata ini ditulis, setelah menyaksikan pertunjukan Wayang Kulit dari Ki Joko Edan, dengan lakon “Rhama, Lesmana, lan Shinta Suwargo”

Dhewi sinta rhama wijaya rahwana

Doc: The Old Manuscript

Dihutan belantara

Daun dadap mengendap

Melirih bisu dilengkung pelangi

Yang terpancar membeku

Dibola matamu

 

Ranjang dilapisi anyaman pandan

Menggigil memelukmu

Yang berkelindan nestapa

Dalam celoteh burung hantu

 

Read more of this post

Sajak Kenangan Yang Tertinggal

sajak kenangan yang tertinggal miritpetikusan

Doc: Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit

Sajak ini kutulis

Saat waktu bersapa

Malam mengenang

Angin membelai

Menggodaku berpeluk bersama lazuardi masa lalu

 

Udara bercumbu dengan hangat tubuhku

Mendekap erat merekat

Seperti sepasang merpati yang bersua kembali

Untuk beradu kasih dialtar cakrawala

Ditemani romantisme waktu

Yang mencekiku sampai tak bersuara

 

Read more of this post

Sajak Berkeping-keping

Sajak berkeping-keping cinta waktu tak menentu penantian

Doc: Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit

Kutulis sajak ini

Mengenang setengah windu lalu

Saat belukar terbakar berbenih ilalang

Malam menerkam, mencabik-cabik kerancuan

Yang pernah kau tanam, lalu kau tinggalkan

Membekas harapan dan penantian

 

Kau yang menghilang

Atau kau yang kuhilangkan

Sampai sekarang aku tak tahu

Namun tirai kepalsuan yang kau bentangkan

Read more of this post

Sistem Intelektual Kebinatangan

karikatur lukisan intelektual pendidikan sistem binatang kapitalis liberal

Doc: Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit

Mereka menyebutnya kaum Intelektual

Yang mengambil sejumput ilmu

ditengah guratan kemewahan

Yang duduk santai di kampus-kampus besar

didalam kebutaan lingkungan sekitar

 

Mereka menyebutnya kaum Intelektual

Yang berteriak kegirangan atas omong kosong pencapaian

Atau yang terlelap dalam gendongan kepicikan peradaban

 

Mereka menyebutnya kaum Intelektual

Yang bersedih ketika menonton ilusi layar lebar

Read more of this post